Arti Tenor dalam Leasing : Jenis, Faktor dan Tips Memilih

Arti Tenor dalam Leasing

Arti Tenor dalam Leasing – Dalam hal pengajuan kredit baik di Leasing, perbankan maupun lembaga keuangan lainnya, ada beberapa hal yang wajib untuk diperhatikan. Hal tersebut mulai dari bunga, plafon pinjaman dan juga tenor pinjaman. Membahas mengenai tenor, kita tahu bahwa tenor sama saja dengan pilihan jangka waktu yang bisa dipilih ketika mengajukan kredit. Semakin panjang tenor maka akan semakin besar pula total tagihan yang harus dibayarkan.

Pada pertemuan kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai arti tenor dalam leasing. Perusahaan leasing sendiri biasanya memiliki beberapa jenis layanan kredit, mulai dari kredit kendaraan bermotor, pinjaman tunai, dan beberapa lagi yang lainnya. Setiap jenis kredit tentu memiliki tenor kredit yang berbeda-beda. Ada juga istilah tenor jangka panjang dan tenor jangka pendek, dimana hal ini juga perlu untuk kalian ketahui.

Terkait soal jenis tenor, tenor terbagi menjadi 2, yakni berdasarkan jenis kredit dan juga berdasarkan waktu. Jika kalian mungkin masih bingung, nanti kami akan menjelaskan secara detail agar lebih mudah untuk dipahami. Selain itu, masih ada juga pembahasan lain yang bisa kalian simak nantinya, mulai dari pengertian tenor, faktor penentu lama tenor kredit dan beberapa lagi lainnya. Untuk itu kalian bisa terus simak pembahasan kali ini sampai akhir.

Khusus buat kalian yang mungkin hendak mengajukan pinjaman atau kredit melalui leasing, informasi kali ini tentu bisa menjadi bahan pertimbangan kalian terlebih dahulu. Baiklah tanpa berlama-lama lagi lebih baik langsung saja kita simak informasi terlengkap mengenai arti tenor dalam leasing yang telah idekredit.com siapkan berikut ini.

Arti Tenor dalam Leasing

Arti Tenor dalam Leasing?

Pada pembahasan awal kami akan langsung masuk ke topik utama di pertemuan kali ini, yakni arti tenor dalam Leasing. Tenor menjadi istilah yang cukup erat kaitannya dengan kredit atau pembiayaan. Akan tetapi tidak jarang juga orang yang masih belum mengetahui apa yang dimaksud dengan tenor tersebut. Seperti disampaikan diatas bahwa tenor menjadi hal penting yang harus dipahami ketika mengajukan kredit di leasing atau di lembaga keuangan lainnya.

Hal ini tentu agar nantinya kita tidak salah ketika menentukan tenor pinjaman. Lalu apa yang dimaksud dengan tenor? Tenor adalah lamanya durasi atau jangka waktu angsuran yang disepakati dari pinjaman atau kredit yang diajukan. Ini berarti, debitur harus membayarkan pelunasan kredit tersebut sesuai dengan tenor yang sudah disetujui bersama.

Disamping itu, tenor merupakan hal yang nantinya akan berpengaruh pada besaran bunga pinjaman. Fungsi menentukan tenor adalah memastikan bahwa debitur sanggup membayar besaran angsuran di setiap bulannya. Sebagai contoh, debitur mengajukan pinjaman dengan durasi tenor adalah 12 bulan. Maka, pada kasus tersebut tenor adalah salah satu penentu nominal yang perlu dibayarkan tiap bulannya.

Jenis Tenor

Perlu kalian ketahui juga bahwa terdapat 2 kategori pembagian jangka waktu atau tenor pembayaran, yakni tenor dalam perkreditan dan tenor berdasarkan waktu. Kedua kategori tersebut juga sebenarnya memiliki keterkaitan satu sama lain. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini terkait jenis tenor.

1. Tenor dalam Perkreditan

Ada beberapa jenis perkreditan yang bisa kalian sesuai dengan keperluan, seperti KPR, KTA dan Kredit Agunan. Berikut tenor yang ditawarkan oleh masing-masing perkreditan.

KPR (Kredit Pemilikan Rumah)

Pertama tenor untuk KPR. KPR menerapkan tenor jangka panjang mulai dari 5 tahun sampai dengan 20 tahun. Jika kalian mengambil tenor di bawah 20 tahun, maka uang muka yang harus dikeluarkan juga akan lebih besar. Keuntungannya, jika kalian mengambil tenor diatas 20 tahun, kalian bisa membayarkan uang muka yang lebih kecil.

KTA (Kredit Tanpa Agunan)

KTA (Kredit Tanpa Agunan) sekarang memang cukup populer dan banyak digunakan oleh beberapa orang. KTA juga menawarkan persyaratan yang cukup mudah tanpa adanya tuntutan jaminan dari pihak debitur. Akan tetapi, bunga yang diberikan juga akan lebih tinggi. KTA memberikan pilihan Tenor mulai dari 1 tahun sampai 5 tahun bahkan bisa lebih dengan bunga yang ditetapkan oleh masing-masing debitur.

Kredit dengan Agunan

Jika kalian mungkin tidak tertarik atau merasa keberatan dengan bunga yang diberikan oleh sistem KTA, kalian juga bisa mencoba kredit dengan agunan yang membutuhkan jaminan. Biasanya debitur akan meminta jaminan berupa properti, rumah atau tanah. Tenor yang ditawarkan juga cukup bermacam-macam tergantung dari kebijakan kreditur, yakni mulai dari 3 tahun sampai dengan 5 tahun atau bisa lebih.

2. Tenor Berdasarkan Waktu

Kemudian ada juga tenor berdasarkan waktu. Tenor berdasarkan waktunya terbagi menjadi 2, yakni tenor jangka pendek dan tenor jangka panjang. Jangka tersebut bisa disesuaikan dengan kemampuan dalam membayar uang muka dan angsuran di setiap bulannya.

Tenor Panjang

Tenor panjang biasanya dimulai dari 3 tahun sampai dengan 30 tahun. Jenis tenor ini biasanya diterapkan ketika kalian mengambil KPR atau membeli kendaraan bermotor. Keuntungan tenor panjang, kalian tidak perlu mengeluarkan biaya angsuran yang besar.

Tenor Pendek

Tenor pendek adalah jangka waktu pengembalian yang jauh lebih singkat mulai dari 1 bulan hingga maksimal 3 tahun. Jangka waktu tersebut biasanya digunakan dalam pembelian barang elektronik atau barang lain dengan harga yang tidak begitu mahal.

Faktor Penentu Lama Tenor

Dikarenakan tenor merupakan waktu yang telah disepakati oleh debitur dan kreditur, maka kredit berhak melihat seberapa besar kesanggupannya untuk membayar angsuran. Hal ini biasanya dilihat dari beberapa faktor, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Penghasilan
  • Rumah
  • Kendaraan yang dimiliki
  • dan harta lainnya

Disamping dari faktor-faktor tersebut, kreditur biasanya juga akan memberikan saran tenor yang sesuai untuk kalian agar nantinya tidak terlalu berat ketika membayar angsuran di setiap bulannya.

Tips Memilih Tenor yang Tepat

Walaupun bisa dikatakan cukup sederhana, akan tetapi langkah menentukan tenor menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Sebaiknya kalian memilih lembaga keuangan dengan sangat teliti dan bijaksana. Ada beberapa tips yang bisa kalian pahami untuk menentukan tenor berikut ini.

  • Pertama kalian bisa memilih lembaga keuangan yang jelas dan terdaftar dalam OJK.
  • Kalian juga bisa memilih lembaga dengan tawaran suku bunga paling rendah.
  • Cara menentukan nilai yang ideal pada tenor adalah dengan menyesuaikan jangka waktu terhadap penghasilan kalian.
  • Jika memungkinkan, kalian bisa ambil tenor yang paling singkat.
  • Pastikan cicilan yang akan dibayarkan tidak lebih dari sepertiga pendapatan bulanan kalian.

Akhir Kata

Nah itulah beberapa informasi lengkap yang bisa kalian simak diatas mengenai arti tenor dalam leasing dan lembaga keuangan lainnya. Baiklah, mungkin hanya ini saja yang dapat idekredit.com sampaikan, semoga pembahasan diatas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua.

Bagikan:

Gisi

Bermimpilah setinggi mungkin dan bekerjakeraslah semampumu