25 Syarat Top Up KUR BRI 2021 : Cara, Biaya, Bunga & Tabel Angsuran

Syarat Top Up KUR BRI – KUR atau Kredit Usaha Rakyat merupakan salah satu jenis pinjaman yang dikhususkan bagi para pelaku UMKM di Indonesia ini. Produk pinjaman ini telah dipercayakan oleh pemerintah kepada bank-bank ternama, mulai dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI dan beberapa bank lainnya. Membahas mengenai KUR, fasilitas pinjaman ini kabarnya telah dinaikkan menjadi Rp 100 juta dan dapat diajukan sekarang juga. Menariknya dari pinjaman ini adalah suku bunga yang dihadirkan sangatlah ringan, yakni 6% per tahun.

Mungkin dari sekian banyak pembaca, ada diantara kalian yang saat ini masih memiliki tagihan KUR BRI atau KUR lainnya. Nah perlu diketahui juga bahwa pinjaman yang hendak selesai masa angsuran ini sebenarnya masih dapat di top up. Nah untuk masalah top up, pada pertemuan kali ini idekredit.com akan memberikan informasi lengkap mengenai syarat top up KUR BRI. Adapun mengenai syarat top up KUR BRI ini sebenarnya tidak berbeda dengan pada saat pertama kali kalian mengajukan PINJAMAN KUR BRI yang satu ini.

Untuk proses pengajuan top up KUR BRI, saat ini hanya dapat dilakukan melalui kantor cabang secara langsung. Atau tidak kalian bisa bertanya terlebih dahulu kepada petugas atau mantri yang dulu pernah membantu kalian mengajukan pinjaman KUR BRI tersebut. Kalian bisa bertanya mengenai prosedur pengajuan top up, mulai dari syarat, tahapan pengajuan dan informasi suku bunga serta biaya-biaya apa saja yang diperlukan pada saat melakukan pengajuan top up pinjaman KUR BRI ini. Jika semua informasi sudah jelas maka kalian bisa langsung datang ke kantor cabang BRI setempat.

Perlu diketahui juga bahwa setiap kantor cabang BRI ini memiliki syarat serta ketentuan yang berbeda-beda dalam hal ini. Banyak sekali pertanyaan apakah nantinya uang sisa angsuran akan dipotong dari nominal hasil pengajuan top up tersebut atau nasabah harus melunasi sisa pinjaman terlebih dahulu? Terkait pertanyaan seperti ini, kalian bisa langsung bertanya kepada pihak bank terkait untuk mendapatkan kejelasan akan hal tersebut. Baiklah daripada penasaran, lebih baik langsung saja simak syarat top up Kredit Usaha Rakyat BRI berikut ini.

Syarat Top Up KUR BRI

Syarat Top Up KUR BRI

Pada poin pembahasan pertama kami akan langsung memberikan informasi mengenai syarat pengajuan top up KUR BRI. Seperti sudah dijelaskan diatas bahwa syarat pengajuan top up KUR BRI ini sama dengan pada saat pertama kali mengajukan KUR BRI tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan apabila pihak bank membutuhkan dokumen pelengkap lainnya yang harus siap untuk dipersiapkan. Dan sejauh ini kami belum mendapat informasi apakah ada dokumen lain yang harus dipersiapkan, jadi bisa dikatakan Bank BRI hanya meminta syarat top up KUR BRI yang sama dengan pada saat pengajuan pertama kali. Adapun syarat top up KUR BRI diantaranya adalah sebagai berikut:

Baca  √ UangMe Pinjaman Online 2021 : Syarat, Bunga & Keunggulan

Syarat Umum

  • Pembayaran juga harus dilakukan tepat waktu dan tidak boleh telat karena akan jadi penilaian bagi pihak bank BRI sendiri. Dengan kata lain, riwayat pembayaran ini harus benar-benar baik.
  • Tidak memiliki fasilitas pinjaman lainnya baik di BRI ataupun di bank lain.
  • Usaha yang sedang dijalani benar-benar butuh tambahan modal, bukan untuk keperluan lainnya.
  • Sebelum melakukan pelunasan, sebaiknya sampaikan lebih dahulu ke petugas bank BRI (mantri) yang menangani KUR, karena jangan sampai pelunasan baru berkas tidak bisa di proses nantinya.

Syarat Dokumen

  • Memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  • Memiliki Kartu Keluarga.
  • Memiliki Surat Ijin Usaha atau keterangan usaha.
  • Memiliki surat jaminan/agunan (SPPT, SHM, BPKB kendaraan)

Cara Pengajuan Top Up KUR BRI

Cara Pengajuan Top Up KUR BRI

Jika semua syarat diatas sudah dilengkapi, kalian bisa langsung mengajukan top up KUR BRI langsung ke kantor cabang setempat. Untuk prosedur pengajuan top up juga tidak berbeda dengan pengajuan KUR pertama kalian. Adapun langkah-langkahnya kalian dapat simak berikut ini.

  1. Pertama persiapkan persyaratan yang diperlukan dan pastikan jika kalian sudah berkonsultasi langsung dengan pihak petugas bank BRI (Mantri) serta bawa uang nominal pelunasan sisa angsuran KUR BRI.
  2. Kemudian temui petugas bank BRI lalu sampaikan bahwa kalian hendak mengajukan top up pinjaman KUR BRI.
  3. Nantinya petugas akan meminta berkas persyaratan serta mengecek sisa angsuran KUR BRI yang hendak di lunasi. Perlu diketahui bahwa untuk perihal pelunasan ini biasanya setiap cabang memiliki syarat dan ketentuan top up berbeda-beda. Menurut informasi yang kami dapatkan, proses pengajuan top up ini bisa dilakukan apabila tersisa minimal 6 atau 3 angsuran. Jika masih kurang dari syarat ketentuan tersebut, pihak bank belum bisa menerima pengajuan top up.
  4. Apabila semua berkas persyaratan dan pelunasan sisa angsuran sudah dilakukan. Pihak bank akan bernegosiasi kembali untuk perihal nominal pengajuan pinjaman yang akan diajukan kembali oleh pihak debitur.
  5. Pengajuan top up biasanya akan lebih tinggi dibandingkan dengan pengajuan sebelumnya. Maka dari itu jangan sampai riwayat kredit buruk karena akan mengurangi nominal plafond pinjaman nantinya.
  6. Proses pengajuan juga akan membutuhkan proses survey kembali yang dilakukan pihak Mantri.
  7. Setelah dinyatakan berhasil dan disetujui, kalian akan langsung mendapatkan dana pinjaman yang dikirim ke nomor rekening tagihan KUR BRI.
Baca  30 Syarat KPR BTN Syariah Platinum : Keunggulan, Biaya & Pengajuan

Suku Bunga & Biaya Top Up KUR BRI

Suku Bunga Biaya Top Up KUR BRI

Untuk soal suku bunga dan biaya top up KUR BRI tentunya masih memiliki besaran yang sama dengan sebelumnya. Dimana untuk suku bunganya sendiri adalah 0,2% per bulan atau 6% efektif per tahun. Lalu mengenai biaya, produk pinjaman KUR BRI ini tidak membebani biaya administrasi dan juga provisi alias gratis, hanya saja untuk biaya asuransi akan dibebankan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ada. Untuk lebih jelasnya mengenai besaran biaya-biaya yang terdapat di KUR BRI, kalian bisa langsung menghubungi pihak bank untuk mendapatkan keterjelasan terkait biaya-biaya tersebut.

Tabel Angsuran Top Up KUR BRI

Di bawah ini dapat kalian simak mengenai informasi tabel angsuran top up KUR BRI dengan suku bunga 0,2% dan plafond pinjaman Rp 50 juta.

Tabel Angsuran Top Up KUR BRI Bunga 0,2%

Tabel Angsuran Top Up KUR BRI Bunga 02

Tabel Angsuran Top Up KUR BRI Plafond Rp 50 juta

Tabel Angsuran Top Up KUR BRI Plafond Rp 50 juta

Kesimpulan

Mengenai kesimpulan diatas, bahwasannya syarat pengajuan top up KUR Bank BRI ini sama dengan pada saat pertama kali mengajukan KUR. Kemudian proses survey juga akan tetap dilakukan karena merupakan prosedur pengajuan pinjaman yang wajib dilakukan ole mantri BRI. Suku bunga yang digunakan juga tetap sama, namun tidak menutup kemungkinan jika ada peningkatan atau penurunan suku bunga yang dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk suku bunga dasar kredit.

Nah itulah beberapa informasi lengkap mengenai syarat top up KUR BRI, suku bunga, biaya serta prosedur pengajuan yang dapat kalian simak diatas. Baiklah, mungkin hanya ini saja yang dapat idekredit.com sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua.